Kebingunganku

Assalamualaikum, halo semua!
Cieh kali ini pake salam hehehe. Gapapa ya itung-itung saling mendoakan satu sama lain. 

Aku mau sedikit berbagi satu hal yang agak krusial. Ini tentang kebingungan-kebingunganku. Dimana aku sering banget susah menentukan suatu hal yang baik atau yang buruk. Bimbang gitu. Dilema juga.
Misalnya ya, kalau aku ada masalah terus aku mikirin itu pake sudut pandangku sendiri sampe ketemu penyelesaiannya. Habis itu aku dikasih sudut pandang dari orang lain tentang masalahku tadi. Dan mestinya beda dong sama punyaku. Nah dari situ aku mulai goyah, bingung mau kaya gimana aku nyelesain masalahku. Aku percaya terlalu mikirin omongan orang lain itu ga baik, tapi kan kadang omongan orang lain ga selalu tentang keburukan. Kalau mereka kasih nasehat kan kita bisa ambil baiknya. Ya kan?

Akhirnya aku mencoba untuk fleksibel entah apa yang mau aku pikir atau lakukan. Mencoba berpikir dari sudut pandang lain yang bukan sudut pandangku. Tapi bukan berarti bingung, bimbang, dan dilemaku hilang. Mereka tetap masih ada. Aku hanya berusaha mengendalikannya aja. Semoga bisa. Aamiin.

Menjadi dewasa juga menjadi faktor banyaknya kebingungan yang aku rasakan. Banyak hal yang belum aku tahu. Dan semuanya bikin pusing kalau terusan dipikirin. Ya, mungkin ya kenal banget sama aku pasti tahu aku seorang overthinker handal, wkwk. 

Aku banyak belajar pendewasaan dari cerita orang di internet kaya Instagram, Youtube, dan artikel-artikel yang pernah kubaca. Kadang aku juga tanya ke kakak-kakak, atau setidaknya mereka yang umurnya diatasku perihal gimana mereka memanage pikiran dan apa yang mereka rasakan diumurnya. Jujur, aku memang jarang bertanya hal seputar ini ke orang tua. Bukannya aku nggak mau terbuka ke mereka. Terkadang aku merasa harus bercerita ke orang yang tepat dimana aku bisa merasa nyaman, dan aku nggak menemukan hal itu di orang tuaku. Itulah secuil alasannya. Walaupun begitu, bukan berarti hubunganku dengan orang tua jadi renggang atau nggak baik. Masih sama seperti biasa kok. 

Jadi, dari bingung-bingungku tadi aku mulai menemukan sebuah hikmah didalamnya. 

Yang pertama, memang kita nggak akan selalu menemukan jawaban atas segala pertanyaan yang kita punya, tapi satu per satu kita akan belajar suatu hal yang mungkin lebih  membuatmu sadar dan mengerti dibandingkan hanya sekadar jawaban.

Yang kedua, bingung itu proses pendewasaan. Selagi masih diberi kesempatan belajar dan menemukan hal baik, dicoba saja. Ini semua akan berlalu dan lebih baik menikmati setiap prosesnya.

Yang ketiga, percaya semua ini pasti akan berlalu. Seperti hari- hari saat kamu masih kanak-kanak dan senang bermain, yang kini hanya bisa kamu ingat dan sadari jika itu sudah lama tertinggal jauh di masa lalu. Ya, hari ini pun akan menjadi seperti itu juga.

Yang keempat, jangan khawatir. Kamu bisa melewatinya. 

Yang kelima, banyak juga orang lain yang mengalami sepertimu. Bukan hanya kamu saja. Jadi kamu tidak akan sendirian.

Nah, itu dia beberapa hal yang ingin kuutarakan. Ingat mungkin sudut pandangku berbeda denganmu. Dan itu nggak ada yang salah dan benar. Ini hanya opini kan? Jadi sah-sah saja, selama nggak merugikan satu sama lain. Lalu jangan telan bulat-bulat apapun yang kutulis di blog-ku ya! Ambil yang menurut kalian terbaik untuk dijadikan contoh. Karna yang baik buatku, belum tentu baik buat kalian.

Sekian, terima kasih semuanya yang udah mampir. Semoga kebaikan selalu bersama kalian. Sampai jumpa ditulisan isi pikiranku lainnya. Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh⚘



Komentar

Postingan Populer